Laman

Translate

Jumat, 14 Desember 2012

puisi 1



AKU
aku berdiri diatas pijakan hampaku
di bawah relung hati yang gelap
tanpa ada sedikitpun cahaya
kau matikan cahaya terangmu di dasar hatiku
kau ubah senyum dan pancaran kebahagiaanku dengan keputusanmu

dan kini
tak ada lagi kisah aku dan kamu
dan jangan pernah kau sesali
ketika kini mulai terlihat pancaran cahaya
cahaya yang lebih terang dan menyilaukan
sehingga membuat hati ini enggan melirik bayang cahayamu kembali


oleh; Lilik Dian N

Tidak ada komentar:

Posting Komentar